Guru,
Kau pudarkan pekat malam dunia
Sebarkan mentari tuk masa depan
Lambat ku sadari
Hadirmu untukku
Memberi warna dalam kanvas kehidupan
Andai ku tahu lebih awal
Tak kan ku biarkan
Pikir busukku bersemayam
Mengisi rongga-rongga otakku
Saat masih putih biru
Waktu membuka mata sayuku
Dari salah pikir tak berdosa
Dari pandangan tak bersalah
Saat putih abu-abu membalut ragaku
Baru ku sadari
Hadirmu berarti
Tuk torehkan jejak sukses di ruangku
Guru,
Sesal menyergap
Jiwa yang tak tahu malu ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar